Baru Dirilis Pengguna PS5 Komplain, Ada Masalah di Mana?

Kemunculan Play Station 5 (PS5) yang sudah dinantikan para gamers diwarnai kabar tak sedap. Sebuah firma hukum di Amerika Serika (AS) tengah menginvestigasi adanya cacat dalam salah satu bagian perangkat keras dari konsol permainan besutan Sony tersebut.

Chimicles Schwartz dan Donaldson-Smith LPP, seorang spesialis dalam perangkat keras konsol meminta  mengaku sedang mengumpulkan informasi pengguna Sony PS5 DualSense Controller. Bagian sensor  disebutkan bergerak sendirinya tanpa diarahkan.

Situs web perusahaan menyebar survei kepada responden kapan mereka pertama kali mengetahui masalah tersebut. Dalam salah satu pertanyaan dicantumkan juga apakah pengguna mendapat bantuan dari Sony.

Dari respons yang dibuat itu, kedua spesialis tersebut mengklaim ingin mencari petunjuk yang mengarah pada gugatan perangkat keras terhadap konsol pabrikan pembuat PS5, dan kemungkinan perusahaan PlayStation tidak akan melanjutkan kerjasama pembuatan dengan pabrik tersebut.

Awal mula penyelidikan dilakukan ketika seorang pengguna PS5 mengaku pengontrol DualSense mereka bergerak melayang sendiri. Saat hendak memperbaiki, pihak pembuat dituding membutuhkan waktu cukup lama untuk melakukannya.

Seperti yang dilaporkan Kotakku, pemain yang mengalami ketidaknyamanan pada konsol itu telah mengunggah pengalaman mereka ke media sosial. Beberapa unggahannya, sebagai berikut:

– Pemain Fenyx Rising: Menunjukan kamera mereka berputar perlahan disekitar karakter mereka di tengah layar.

– Pemain Call of Duty: Black Ops Cold War merekam kursor mereka melayang ke kiri selama pertandingan

Kedua pemain sama-sama menjelaskan bahwa mereka sedang tidak menyentuh tongkat analognya, namun kursor bergerak sendiri.

Saat ingin memperbaiki masalah tersebut, pemain mendapatkan masalah baru yang merepotkan.

Situs web PlayStation memiliki portal sendiri untuk menangani perangkat keras DualSense, yang pada akhirnya mengarahkan pemain pada penangguhan layanan pelanggan.

Kabar baiknya perbaikan ini tercakup dalam garansi. Kabar buruknya, PS5 harus dikirimkan kembali ke Sony dan pengirimannya ditanggung konsumen.

Masalah ini tampaknya cukup parah bagi mereka yang menderita, namun masalah seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Rupanya, hal serupa juga pernah terjadi pada nintendo Switch.

Jadi apakah masalah Sony akan menyebar luas? Masih harus dilihat pembaruannya.

Sumber: https://www.dream.co.id/techno/pengguna-ps5-komplain-ada-apa-ini-210211r.html

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x